Poncol - Halaman MTs Darul Ulum dipenuhi
oleh peserta MAKESTA (Masa Kesetiaan anggota) Ikatan Pemuda Nahdatul Ulama (IPNU/IPPNU)
se Kecamatan Poncol, yang terdiri dari 8 Ranting di tiap desa mengirimkan kader
kader baru baik Putra maupun Putri. Sabtu(13/10)
Acara dimulai dengan pembukaan,
pembacaan ayat suci Al Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya, menyanyikan mars
NU, Sambutan sambutan dan sebagai penutup yaitu doa yang dipimpin oleh Ketua Pengurus
anak cabang IPNU Magetan KH. Supardi.
Ketua Pengurus anak cabang IPNU KH.
Supardi menjelaskan bahwa Perjuangan kemerdekaan RI tidak lepas dari Resolusi
Jihad para santri, yang bersama sama dengan tentara Rakyat,Tentara Pejuang yang
hanya bersenjatakan bambu runcing melawan persenjataan modern yang dimiliki
Belanda dan sekutunya. Memang secara akal pikiran tidak mungkin kita para
santri, tentara pejuang, tentara rakyat bisa mengusir para penjajah. “Terang
Ketua Pengurus anak cabang IPNU Magetan KH. Supardi”
Babinsa(Bintara Pembina Desa)
Desa Poncol Serka Bambang juga sedikit memberikan sambutan penyemangat untuk para
kader baru IPNU, bahwa generasi sekarang berdasarkan perjuangan para santri, tentara
rakyat, tentara pejuang yang sudah mendarma bhaktikan baik jiwa dan harta benda,
untuk meneladani para pendahulu yaitu
dengan belajar yang tekun, menerapkan sikap disiplin, taat kepada guru pembimbing
dan bertanggung jawab setiap tindakan yang dilakukan, Sehingga pada saatnya terjun
di lingkungan Masyarakat bisa menjadi pelopor dan suri tauladan. (R.05)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar