PONCOL – Gempa yang mengguncang kawasan Jawa Timur dan Jawa Tengah
Senin (14/7), membuat sebuah tempat ibadah ambruk. Gereja Masehi Advent Hari
Ketujuh (GMAHK) di Desa/Kecamatan Poncol yang berada di tengah permukiman warga
itu porak-poranda karena tidak mampu menahan getaran yang berkekuatan 5,6 skala
Richter (SR) tersebut.
Meski tidak menelan korban jiwa,
gempa yang berpusat di kedalaman 10 kilometer dan berjarak 104 kilometer ke
arah tenggara Pacitan itu mengakibatkan kerugian materi hingga ratusan juta
rupiah. ’’Saat kejadian, tidak ada aktivitas di gereja,’’ ungkap Sarjono, ketua
jemaat GMAHK, kepada Danramil 0804/05 Poncol Kapten Inf Budi P di lokasi
kejadian, Senin (14/7).
Menurut dia, gempa terasa pukul
12.05. Warga setempat berhamburan ke jalan karena merasakan getaran yang cukup
kuat. Suasana panik pun terlihat karena terjadi lima kali guncangan. ’’Selang
beberapa menit, atap gereja roboh. Sebagian tembok pun ambruk. Suaranya cukup
keras,’’ ujar Sarjono.

.jpg)
.jpg)

